Salam Marketer,
Mas basil ini pinter banget. Sekedar nambahin saja, selain diferensiasi dan positioning yg mesti di-explore lebih dalam. Dan tentunya memberikan impact selling, ada satu hal yg menarik dari bisnis jasa.
Coba mb dessy bikin tabel 4P dan compare antara perusahaan yg anda kelola dan kompetitor yg menjadi concern anda dalam berbisnis. Kemungkinan yg terjadi adalah memang terdapat gap dan kemungkinan yg mungkin teramat menyedihkan adalah bila ternyata perusahaan anda tidak lebih buruk dari kompetitor. Bahkan seharusnya anda-lah juaranya.
So, what's wrong with ur company? Saya pernah menegur seorang staf admin yg ketika berbicara dg customer nadanya selalu meninggi, meskipun dia secara faktual menggunakan pilihan bahasan yang sangat "menjual". Saya tanya dia,"kamu ada masalah pribadi apa?", dia jawab,"tdk ada masalah pak!". Saya segera potong diskusi," kamu sedang menjual dg emosi negatif yg tdk terkendali, selesaikan dulu masalah kamu!"
Soal tim yg berpengalaman, itu tdk menjamin keberhasilan sebuah perusahaan. Tim yg berani take challenge, trying anything which is out of ordinary itu lebih menjanjikan akan sebuah kinerja yg baik.
Sometimes, marketing itu misterius. Dicari di kitab marketing manapun ga nemu2 jawabannya. Yg paling gape menemukan solusi ini sbnrnya, dessy sendiri. You know ur company at best than us.
Salam
@kenyulian
Salam marketer,
Menarik sih, saya ingin iseng2 ikut menganalisa, tapi informasinya sedikit sekali.
Promosi itu sama seperti 'ngobrol' kalo kita sedang PDKT. Mau promosi seperti apapun, kalau 'kita'nya sendiri kurang menarik bagi 'target', ya tidak akan berhasil lebih jauh dari '1st date' (itu juga blm tentu dpt), hehehe..
Jadi kalau boleh saya sarankan, focus less on the promotion and more on actual problem solving. Yang mana butuh informasi tentang apa sih sebenernya problemnya.
- Apakah sulit mendapatkan konsumen baru? (Diferensiasi dan positioningnya bgmn? 4Pnya apa sdh cocok dgn target?)
- Apakah konsumen yg sudah mencoba tidak mau repeat ato recommend? (Feedback dr customer bgmn? Berapa % retensinya?)
- Apakah sales lancar tapi tetep tdk nutup biaya operasional?
Maaf, sekedar sharing sudut pandang saja, belum bisa membantu :)
Salam marketer,
Basilius Prabawa B
(Powered by Google Android)
Selamat pagi seniorsSalam marketing...Saya ingin dibantu untuk mendapat masukan dan pencerahan bagaimana cara promo dan strategi marketing yg paling efektif untuk meningkatkan revenue dari bisnis travel yg sedang kolaps karena sudah 1 tahun terakhir bukan profit yg didapat malah modal yg tekor tersedot operasional.travel ini di jalankan oleh 1 orang leader(5th pengalaman di bid travel),1 ticketing (5th pengalaman di travel) dan 1 kurir tiket. tabungan yg ada sudah hampir habis tersedot untuk support operasional travel.selama ini strategi marketing yg dijalankan adalah :1. sebar flyer di perumahan,apartment & perkantoran2. follow up exist customers3. cold calling, sometimes4. fax blast penawaran (data dari yellow pages)5. email blast (follow up data cold calling)mohon dibantu langkah apa yg paling tepat untuk membuat travel ini 'hidup' dan bisa setidakny memiliki perkembangan yg baik untuk kedepannya,dengan catatan modal yg sudah 'sekarat' dan persaingan ketat direct online Airlines.Terima kasih sekali untuk ilmu dan waktu yg diberikan.Warm Regard,Dessy SLaguna Tours & Travelph. 081286572801 / 021-93263062
Enjoy more closer relationship and networking.
facebook : marketingclubbers@yahoo.co.id
Twitter : @MarketerClubber
LinkedIn : Group Marketing Club
No comments:
Post a Comment